Tubir
Karya: Noir N.N.
Manakala redup memayungi harapan kita
Tiada lagi hidup, hambar jalan pun terasa
Curamnya jurang tak jua terpandang
Kita bersisisan biar tak jatuh dan hilang
Kaki berpijakan mengetuk bebatuan
Di tepi jurang kita terus berjuang sampai penghabisan
Rapuhnya jembatan yang terbentang di kesunyian
Namun, tak jua hentinya kita terus bertahan
Kabut jua menghadang, menyamarkan arah pandang
Sekilas tampak lentera yang jadi isyarat jalan terang
Dekat, mendekatlah, basuhlah jiwa lelah kami
Yang tuntas di alam khayalan mimpi
Kudus, 18 April 2024
Komentar
Posting Komentar