Quintain Penghujung Hari
Karya: Noir N.N.
Dalam senja, aku mengagumi matahari
Ia memerah—terbakar nyala apinya sendiri
Dan ia pun melemah
Tak kuasa menahan beban seorang diri
Maka bulan menguat siaga, menggantikan perannya
Ketika mataku berkilauan
Air mataku jatuh ke dalam aliran sungai
Dan terbawa arusnya menuju ke arah danau
Tempat kulihat matahari tenggelam
Bersemayam tepat di ujung barat daya
Dan tengah kusaksikan cahaya matahari terakhir
Yang kian redup ditelan batas cakrawala
Sebab sudah takdirnya, ia akan tunduk kepada malam
Saat lentera dinyalakan dan surau berkumandang
Saat itu juga, aku beranjak untuk kembali pulang
Surakarta, 07 Agustus 2025
Komentar
Posting Komentar