Setelah
Karya: Noir N.N.
Pagi hari setelah aku bunuh diri
Aku duduk membungkuk di tepi tempat tidurku
Mendengarkan jeritan Ibu yang menikam sepi
Itu menembus dinding kamarku, merajam kupingku
Sedangkan Ayah, dia hanya sanggup memeluk Ibu
Berusaha menenangkannya dengan tangan gemetaran
Tetapi di pundaknya, Ayah menanggung pilu
Penuh pikiran, tersesat di dalam jurang keputusasaan
Tak berselang lama, ambulans datang
Tubuhku lantas dibungkusnya, diangkut kemudian
"Anakku ...! Anakku ...! Anakku sayang ...!"
Ibu meracau nyaris hilang akal kesadaran
Pagi hari setelah aku bunuh diri
Di kamar mayat, Ayah dan Ibu dipersilakan masuk
Sekadar menjenguk tubuhku yang perlahan membusuk
Lalu disingkapnya sehelai kain putih yang menutupi
Terlihatlah wajah pucatku itu, tak lagi bernyawa
Dan diusaplah keningku, dan dikecupnya
Kasih sayang yang tiada tara
Salam perpisahan untuk yang terakhir kalinya
Pagi hari setelah aku bunuh diri
Aku melihat kotak surat rumahku terisi penuh
Berisi puluhan surat yang memenuhi
Yang aku harap bisa membacanya satu per satu
Hari pemakaman, ternyata banyak orang berdatangan
Dari sanak saudara hingga sahabat lamaku
Tak kusangka masihlah aku di benak mereka
Ternyata mereka tak melupakanku
Pagi hari setelah aku bunuh diri
Aku menyesali segala yang telah terjadi
Seperti semua beban itu kuserahkan pada mereka
Yang memberi kasih dengan cuma-cuma
Pagi hari setelah aku bunuh diri
Aku kembali ke peraduan mimpi, mengingkari janji
Dan kini aku bergumul dengan sepi
Yang jadi peneman saat aku di lorong mati
Surakarta, 26 Mei 2025
Komentar
Posting Komentar