Mandrageni

Karya: Noir N.N.

Padang hijau luas terbentang sejauh aku memandangnya
Aneka bunga mewarnai indahnya khatulistiwa
Keindahan alam negeriku, burung-burung berkicau merdu
Dan bayu menerpa randu di bumi persadaku

Aku menyusuri jembatan kayu menuju bukit yang biru
Dengan embusan angin yang menyertai langkahku
Semakin jauh aku taklukkan Mandrageni
Semakin letih aku mendaki berselimut kabut dingin ini

Meski kabut ini tak kunjung terkuak
Aku tak mau menyerah, apalagi kalah telak

Namun, tiba-tiba bumi berguncang
Jantungku berdebar tak karuan
"Apakah aku bisa kembali pulang?"
Aku mencoba agar tidak hilang pijakan

Dengan langkah tergesa, aku turun dari lerengnya
Karena ternyata ia tengah bererupsi
Terpaksa aku harus mengurungkan niatku
Dan kembali lagi di lain waktu

Kudus, 16 Maret 2024

Komentar

Postingan Populer