Antre
Karya: Noir N.N.
Lama sudah aku menanti, lelah kaki terus berdiri
Hanya demi sesuap nasi, aku rela lalui semua ini
Antrean yang panjang dan kegaduhan tiap manusia
Serasa memecahkan telinga, bagaikan aku dalam neraka
Belum juga usai penderitaan, datang orang bagaikan setan
Dengan tanpa malu menyerobot antrean, mungkin otaknya tercecer di jalan
Sudahkah buta kedua matanya? Tak lihatkah kami sedang mengantre?
Sudahkah mati akal sehatnya? Tak terpikirkah untuk sekadar mengantre?
Kita semua sama-sama punya urusan, punya hak setara dalam antrean
Jangan waktu engkau jadikan alasan menyerobot antrean
Jangan pula engkau berlagak gaya dan ingin diperlakukan selayak raja
Karena kau hanyalah seonggok manusia, bukan anak titisan dewa
Kudus, 28 Maret 2024
Komentar
Posting Komentar